Sera ketahuan nyamar di episode 6 Terbaik Itu Kamu, Marvin malah jadi pengecut

Sera akhirnya setuju buat ketemu Marvin di sebuah kafe. Di sana, Marvin minta maaf dan ngaku kalau dia cuma dijebak sama keluarga Clara. Si Marvin bahkan sampai niat mau ceraiin Clara biar bisa balik lagi sama Sera. Tapi Sera nggak termakan rayuan maut itu dan justru menyebut Marvin sebagai pengecut. Sialnya, Sera kecewa berat karena rekaman pengakuan Marvin nggak tersimpan gara-gara ponselnya mati total.
Drama nggak berhenti di situ. Marvin sadar kalau dia dibuntuti Bimo dan langsung marah-marah. Bimo membela diri dengan bilang kalau dia cuma menjalankan perintah Clara, yang ujung-ujungnya malah bikin pasangan itu berantem lagi.
Di sisi lain, ada Kenzi yang lagi pusing karena tugas dari Prayoga buat nagih utang Rp10 miliar ke Rudi. Masalahnya, Rudi mengaku bangkrut gara-gara dijebak jaringan Prayoga. Karena Kenzi kasih kelonggaran waktu buat Rudi, dia malah kena apes dan dihukum Prayoga. Gila banget, Prayoga memukuli dua anak buahnya pakai stik golf dan maksa Kenzi buat menang di pertandingan MMA mendatang. Kenzi benar-benar terhimpit tekanan.
Kejadian makin kacau waktu Sari jadi korban penjambretan di parkiran. Kenzi yang ada di lokasi langsung beraksi melumpuhkan pelakunya. Namun, dalam situasi tersebut, Kenzi nggak sengaja meninju Sari sampai pingsan. Pas lagi mindahin Sari ke bangku taman, rahasia besar terbongkar: tahi lalat palsu dan wig yang dipakai perempuan itu lepas.
Kenzi yang curiga langsung cek KTP di dompet dan pesan di ponsel kedua milik Sari. Akhirnya ketahuan kalau perempuan yang selama ini nyamar jadi Sari itu sebenarnya adalah Sera Maharani. Sementara itu, Lita dan Fischo berhasil menemukan lokasi kontrakan Bagus, orang yang diduga bisa membongkar kebohongan masa lalu Clara dan Marvin.
Jujur ya, si Marvin ini benar-benar nggak ada harga dirinya. Kira-kira Kenzi bakal gimana ya setelah tahu identitas asli Sari?
