Spider-Man cuan, Sony girang: Destin Daniel Cretton dikunci tiga tahun!

Destin Daniel Cretton ini bukan nama baru di Hollywood, apalagi buat para moviegoers yang demen film berbobot. Sebelum namanya melambung bareng Marvel Studios, Cretton udah lama dikenal lewat karya-karya indie yang menyentuh hati. Ingat Short Term 12 (2013) yang jadi salah satu batu loncatan Brie Larson? Itu salah satu garapan dia. Nggak cuma itu, mereka juga kolaborasi lagi di The Glass Castle (2017) dan Just Mercy (2019). Keahliannya dalam menggali emosi karakter dan membangun narasi yang kuat memang jadi ciri khas yang bikin dia beda dari sutradara blockbuster kebanyakan — dia nggak cuma mikirin ledakan dan efek visual, tapi juga mikirin kenapa kita harus peduli sama orang-orang yang ada di dalam frame itu.
Jadi, pas dia ditarik buat garap Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021) dan serial Wonder Man, banyak yang udah yakin hasilnya pasti nggak kaleng-kaleng. Dan puncaknya? Spider-Man: Brand New Day. Film keempat dalam waralaba Spider-Man yang dibintangi Tom Holland ini bukan cuma sukses — ini level pecah langit.
Dari indie ke super cuan: rezeki nomplok sang sutradara!
Sony Pictures lagi girang bukan main, nih! Gimana nggak, sutradara kebanggaan mereka baru aja resmi tanda tangan kontrak eksklusif tiga tahun bersama Sony Pictures melalui rumah produksinya, Hisako Films, didampingi sang presiden perusahaan, Jeyun Munford. Kesepakatan ini datang sebagai dampak langsung dari respons luar biasa terhadap Spider-Man: Brand New Day. Ini sih namanya habis panen raya, langsung diajakin nanam lagi!
Kerja sama baru ini nggak cuma sekadar 'lanjutin aja', tapi bener-bener jadi bukti kalau visi kreatif Cretton itu mantap jiwa. Para petinggi studio memuji pendekatannya yang dinilai berhasil menghidupkan kembali gairah penonton di bioskop — lewat cerita yang mendalam sekaligus koreografi aksi yang segar dan beda dari yang lain. Kalau Sony nggak langsung gercep ngiket dia, itu baru namanya blunder kelas dunia!
Spider-Man: Brand New Day, auto pecah rekor!
Ngomongin Spider-Man: Brand New Day yang dibintangi Tom Holland, film keempat di waralaba Spider-Man ini berhasil ngumpulin pendapatan global sampai $2,47 miliar. Angka segini nggak cuma fantastis — dia juga bikin Sony pecah rekor sebagai film dengan pendapatan domestik tertinggi sepanjang masa di Amerika Serikat, menggeser tahta Star Wars: The Force Awakens yang udah lama banget jadi juara. Wah, ini sih bikin bangga banget para web-head di seluruh dunia!
Dengan kontrak baru ini, Hisako Films bakal makin erat kolaborasinya sama Sony buat mengembangkan dan memproduksi berbagai proyek film baru. Proyeknya bisa mencakup materi orisinal, bisa juga adaptasi dari video game atau waralaba hiburan lain milik Sony Pictures. Jadi, satu pintu dibuka, dan di dalamnya ada banyak sekali kemungkinan yang belum pernah kita bayangkan. Siap-siap aja mata kita dimanjain!
Masa depan Destin: dari ninja ke Spider-Man?
Meskipun udah diikat sama Sony, kontrak ini nggak otomatis bikin Cretton wajib nyutradarain Spider-Man 5. Tapi, jujur aja, pihak Sony dilaporkan sangat berhasrat buat narik dia balik ke kursi sutradara demi melanjutkan trilogi baru Spider-Man di MCU. Gimana nggak ngiler coba, orang hasilnya udah terbukti se-gokil ini!
Tapi kayaknya fans harus sedikit bersabar — dan sabar yang cukup lama. Jadwal Cretton tuh padet banget kayak jalanan Jakarta pas jam pulang kerja. Sebelum bisa gaspol ke proyek Sony berikutnya atau ngerjain Spider-Man 5, dia udah dijadwalkan untuk menggarap adaptasi live-action Naruto buat Lionsgate, plus masih mematangkan pengembangan awal Shang-Chi 2 bareng Marvel Studios. Dua proyek besar, dua studio berbeda, satu sutradara yang lagi kebanjiran job — ini namanya masalah yang enak banget punya.
Yang menarik dari perjalanan Cretton adalah betapa konsistennya dia menjaga kualitas cerita di tengah skala produksi yang makin membesar. Dari film indie dengan anggaran kecil sampai blockbuster miliaran dolar, pendekatannya tetap sama: karakter dulu, efek belakangan. Dan rupanya, formula itulah yang bikin Sony dan Marvel Studios sama-sama nggak rela kehilangan dia. Jadi, kira-kira menurut kalian, Spider-Man 5 wajib disutradarai Cretton juga nggak, biar makin pecah rekor lagi?
