Dari Bandara Incheon ke Plaza Indonesia: Gaya Yeji ITZY, Antara Catwalk dan Travel Mode

Yeji ITZY akhirnya mendarat di Jakarta — dan kedatangannya bukan buat wisata kuliner atau sekadar scroll media sosial di hotel bintang lima. Personel girl group ITZY itu hadir dalam kapasitas penuh sebagai global brand ambassador rumah mode Prancis Roger Vivier, untuk menghadiri salah satu acara fashion paling dinantikan tahun ini: pembukaan butik terbaru Roger Vivier di Plaza Indonesia.
Bagi yang belum update, Yeji pertama kali ditetapkan sebagai brand ambassador Roger Vivier pada Februari 2025. Lalu sembilan bulan kemudian, statusnya naik level jadi global brand ambassador — gelar yang bukan cuma sekadar embel-embel di caption Instagram, tapi cerminan dari kepercayaan penuh rumah mode tersebut terhadap daya tarik dan pengaruh Yeji di kancah fashion internasional. Rumah mode sekaliber Roger Vivier tidak menaruh nama sembarangan di lini depan mereka, dan pilihan jatuh ke Yeji bukan tanpa alasan.
Gaya Bandara: Dari Mewah ke Santai
Sebelum terbang ke Jakarta, Yeji tampil di Bandara Internasional Incheon dalam balutan gaun putih dilapisi coat panjang berwarna krem, dilengkapi tas hitam Pilgrim Micro Bag dan loafers coklat — semuanya dari koleksi Roger Vivier. Serius, outfit itu vibenya udah siap catwalk, bukan duduk berjam-jam di kursi pesawat sambil rebutan armrest dengan penumpang sebelah. Ia tersenyum ke kamera sambil membuat pose finger heart, dan hasilnya? Foto-foto itu langsung ramai jadi perbincangan para MIDZY di berbagai platform. Bahkan netizen Korea di forum komunitas online pun ikut menyoroti penampilannya — sesuatu yang memang sudah bisa diprediksi siapa pun yang pernah melihat bagaimana Yeji mengenakan pakaian.
Satu hal yang sempat ramai dibicarakan di tengah semua kehebohan itu: banyak yang sudah tidak sabar menunggu momen Yeji hadir sebagai perwakilan brand di Paris Fashion Week. Ekspektasi memang sudah tinggi, dan Yeji tampaknya tidak sedang berencana mengecewakan siapa pun.
Setelah penerbangan panjang, Yeji mendarat selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 1 dini hari — dan disambut MIDZY Indonesia yang sudah setia menunggu jauh sebelum tengah malam. Begitu keluar, tampilan berubah total. Dari gaun putih elegan berlapis coat krem di Incheon, Yeji hadir dengan atasan rajut abu-abu one shoulder, loose pants putih, baseball cap hitam, dan masker untuk menutupi wajah dari sorotan kamera. Dari fashionista on duty ke effortlessly chic traveler — dua look, dua energi, dan dua-duanya sama-sama menang.
Kalau ada yang bisa tampil terbaik setelah penerbangan malam panjang lintas negara, itu Yeji. Sebagian besar dari kita turun pesawat dengan wajah kusut dan rambut berantakan. Yeji turun dengan baseball cap hitam yang terasa seperti fashion statement.
Roger Vivier dan Babak Baru di Jakarta
Kedatangan Yeji ke Jakarta bukan cuma soal gaya — ini juga momen penting bagi industri fashion Indonesia. Pada Kamis (24/9/2026), ia dijadwalkan menghadiri perayaan pembukaan butik terbaru Roger Vivier di Plaza Indonesia, Jakarta. Acara ini memiliki makna yang lebih besar dari sekadar ribbon cutting dan segelas champagne: ini menandai kembalinya rumah mode Prancis tersebut ke pasar Indonesia.
Roger Vivier adalah nama yang sudah menorehkan jejaknya dalam sejarah fashion dunia — rumah mode dengan warisan panjang dan karakter khas Parisian yang selama ini mungkin terasa jauh dari jangkauan pasar lokal. Kini, dengan butik pertama mereka yang resmi hadir di Indonesia, para pecinta fashion dan luxury lifestyle di Tanah Air punya alasan baru untuk mampir ke Plaza Indonesia — selain sekadar makan siang.
Dan siapa yang lebih tepat untuk membuka babak baru ini selain Yeji ITZY? Dengan pengaruhnya yang melampaui batas negara dan basis penggemar yang setia — termasuk ribuan MIDZY Indonesia yang rela begadang demi menyambut kedatangannya — Yeji adalah pilihan yang masuk akal secara bisnis sekaligus menyenangkan secara budaya pop.
Jakarta kini punya destinasi baru bagi para penggemar luxury fashion bergaya Parisian. Dan kalau ini baru awalnya, kita nggak keberatan sama sekali dengan kelanjutannya.
