MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Heart of the Beast: Saat Brad Pitt dan Anjingnya Harus Bertahan Hidup di Hutan Alaska

via Instagram @bradpittofficiallll

Kali ini Brad Pitt membawa kita ke alam liar Alaska yang dingin dan kejam, ditemani seekor anjing German Shepherd yang loyal. Kebayang nggak sih, seorang veteran tentara berjuang untuk bertahan hidup di tengah hutan belantara? Auto bikin penasaran.

Petualangan James dan Odin yang berujung bencana

Dalam Heart of the Beast, Brad Pitt memerankan James Belmont, seorang prajurit Pasukan Khusus Angkatan Darat yang memilih pensiun bersama anjing tempurnya, Odin. Mereka berdua sudah melewati banyak peperangan bersama — ikatan yang terjalin bukan sekadar antara prajurit dan hewan peliharaan, melainkan antara dua makhluk yang sama-sama menanggung beban pertempuran. Bedanya, James bisa mengungkapkan apa yang dia rasakan. Odin tidak.

Dan itulah yang membuat kondisi sang anjing begitu mengkhawatirkan. Pengalaman bertahun-tahun di medan perang meninggalkan trauma mendalam bagi Odin — anjing gagah ini sering terbangun dari tidur karena mimpi buruk tentang perang. Bagi James, menyaksikan sahabat setianya itu menderita jelas bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja.

Demi kesembuhan Odin, James punya ide: mengajak anjingnya ke daerah terpencil di Alaska. Logikanya sederhana tapi penuh ketulusan — waktu di alam terbuka yang tenang, jauh dari segala hal yang mengingatkan pada perang, mungkin bisa memulihkan si anjing secara perlahan. Sayangnya, rencana indah itu berubah jadi mimpi buruk sungguhan. Saat James menerbangkan pesawat menuju tujuan, ia tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan hingga pingsan, dan kecelakaan pun tak terhindarkan. Pesawat mereka jatuh menembus hutan liar Alaska, menghantam sungai, lalu tenggelam. Lagi healing trip, eh malah jadi crash landing di antah berantah.

Yang bikin hati terenyuh adalah aksi heroik Odin: dengan sigap, anjing pemberani ini menyelamatkan James ke tepi sungai. Odin, yang tadinya datang untuk dipulihkan, justru menjadi pihak yang menyelamatkan. Begitu sadar, James langsung berusaha mencari pertolongan — tapi kenyataan pahit langsung menyergapnya. Dia dan Odin terjebak di tengah alam liar Alaska, dengan jarak terdekat menuju pertolongan sekitar 90 kilometer. Bukan jarak yang bisa ditempuh jalan santai sambil nyanyi-nyanyi.

Dari situlah, James dan Odin memutuskan memulai perjalanan penuh tantangan bersama demi bisa bertahan hidup. Ini bukan sekadar film survival biasa — ini bromance antara manusia dan anjing yang berpotensi bikin hati meleleh sekaligus deg-degan sepanjang durasi.

Dari sutradara keren sampai rating nggak kaleng-kaleng

Film ini digarap oleh David Ayer dengan naskah yang ditulis oleh Cameron Alexander. Selain Brad Pitt, film ini dimeriahkan oleh J. K. Simmons dan Anna Lambe. Musik latarnya digarap oleh Jared Michael Fry — dan ini adalah kolaborasi ketiga mereka bersama David Ayer, setelah The Beekeeper (2024) dan A Working Man (2025). Artinya, tim ini sudah punya ritme kerja yang terbukti.

Soal sambutan kritikus? Heart of the Beast langsung mendapat respons yang hangat. Di Rotten Tomatoes pada 23 September, film ini meraih Tomatometer 91 persen dari 44 ulasan — skor yang jelas menempatkannya jauh di atas rata-rata film survival kebanyakan. Film ini sendiri sudah tayang perdana di FirstBank Amphitheater di Franklin, Tennessee, pada 16 September 2026, sebelum dirilis secara luas pada 24 September 2026 dengan kategori REMAJA 13+.

Dengan plot yang bikin penasaran, tim di balik layar yang sudah teruji, dan rating kritikus yang menjanjikan, Heart of the Beast kayaknya bakal jadi salah satu film survival paling memorable tahun ini. Pertanyaannya, siapa yang sebenarnya jadi sang beast di sini — si veteran tangguh atau si anjing penyelamat yang loyal? Feeling-nya sih, Odin yang bakal jadi scene stealer utama. Kamu sudah siap ikutan deg-degan?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.