Matt Shadows buka suara soal drama layout konser Avenged Sevenfold di JIS

Matt Shadows, vokalis Avenged Sevenfold, akhirnya menanggapi polemik perubahan tata letak panggung konser bandnya di Jakarta International Stadium (JIS) yang berlangsung pada 10 Oktober 2026. Lewat kolom komentar di komunitas penggemar Reddit pada 13 Oktober, Matt bilang pihaknya bakal mengecek masalah ini ke promotor karena mereka merasa punya pengalaman yang baik dengan pihak tersebut.
Drama layout ini sebenarnya bermula dari keluhan penonton yang merasa denah panggung saat penjualan tiket beda banget sama kenyataannya. Beberapa pemegang tiket CAT 1 Center curhat karena posisi mereka nggak lagi di tengah, tapi malah kegeser ke tribun kiri atau kanan. Padahal, Ravel Entertainment selaku promotor sudah kasih catatan kalau tata letak bisa berubah sewaktu-waktu dan denah itu cuma acuan visual.
Selain soal layout, Matt juga menjawab pertanyaan soal apakah JIS terisi penuh. Dia menjelaskan kalau awalnya mereka merencanakan kapasitas 40 ribu penonton. Tapi, karena ada tiket CAT 1 yang lebih mahal nggak terjual menjelang hari H, mereka memutuskan menggeser panggung sedikit ke belakang buat membuka tiket side view tambahan dengan harga lebih murah.
Hasilnya? Matt menyebut jumlah penonton akhir justru lebih banyak dari rencana awal, yaitu sekitar 43 ribu sampai 44 ribu orang. Jadi, meskipun ada drama teknis, secara jumlah penonton sebenarnya malah surplus.
Promotor sendiri sebelumnya membuka penjualan tiket dalam dua tahap, yaitu Deathbat Pre-Sale pada 6 April dan General Sale pada 8 April 2026. Ada 11 kategori tiket yang ditawarkan, dengan Festival A sebagai yang termahal seharga Rp2,55 juta. Promotor juga sudah mengingatkan kalau pandangan ke panggung mungkin terhalang struktur teknis atau FOH.
Terlepas dari polemik itu, Matt Shadows tetap merasa konser tersebut jadi pengalaman yang menyenangkan buat bandnya dan bilang kalau mereka nggak sabar untuk balik lagi ke Indonesia.
Ya namanya juga konser skala besar, geser dikit panggungnya demi tiket murah, tapi ya jangan sampai yang bayar mahal malah jadi 'saksi mata' dari samping juga, kan?
