MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Raim Laode: Dari Stand-Up Comedy sampai Jadi 'Filsuf' Musik

Raim Laode itu paket lengkap yang susah dikasih satu label doang. Berawal dari panggung stand-up comedy sebagai pelawak tunggal, sekarang namanya makin melejit sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu. Saking dalamnya cara dia ngomongin soal hidup, kehilangan, dan kebahagiaan, banyak orang sampai menyebutnya sebagai filsuf.

Buat Raim, musik itu bukan tujuan akhir, tapi pintu menuju ilmu. Pintu ini sudah membawanya ke banyak tempat yang tak terduga. Perjalanannya di dunia hiburan dimulai waktu dia gabung ke komunitas Stand Up Indo Kendari akhir 2014. Nama Raim mulai dikenal nasional setelah ikut kompetisi Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) di Indosiar, di mana dia harus bersaing dengan kakak kandungnya sendiri, Boy Laode. Meski tereliminasi di babak 4 besar, semangatnya nggak padam.

Pada 2018, Raim mulai terjun ke dunia musik dan merilis karya yang menunjukkan kedalaman pemikirannya. Puncaknya, lagu "Komang" yang viral pada 2023 sukses bikin banyak orang baper karena bercerita tentang cinta, kehilangan, dan perjalanan lintas budaya. Lagu ini bahkan berhasil bawa pulang dua penghargaan di Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2023.

Selain jago bikin lirik, Raim juga berani tampil rapuh. Lewat berbagai podcast dan wawancara, dia bicara jujur soal luka, kegagalan, dan pencarian makna tanpa terkesan menggurui. Menurutnya, mental juara itu bukan soal menang, tapi soal bertahan dalam proses, ragu-ragu, sampai jatuh dan berdiri lagi. Jujur, definisinya soal mental juara ini terasa sangat relate sama kita semua.

Cara berpikir Raim juga kental dengan latar belakangnya sebagai orang Timur. Dia menganggap merantau sebagai perintah agama untuk memperluas perspektif, tapi menegaskan bahwa tujuan akhirnya adalah pulang. Merantau yang berhasil tetapi tidak pulang-pulang, katanya, bukan lagi merantau, melainkan menjajah.

Ada juga pandangan uniknya soal doa. Raim lebih suka kata berdoa daripada berharap. Baginya, berharap tanpa realitas cuma bakal bikin sakit hati, sementara berdoa memberikan kelegaan karena kita menyerahkan semua rencana kepada Sang Pencipta. Definisi hidup yang cukup tenang, ya kan?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.