MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Data pribadi disalahgunakan, Vicky Shu malah ditagih pinjol

Vicky Shu baru saja curhat soal pengalaman nggak enak jadi korban penyalahgunaan data pribadi. Gara-gara hal ini, dia harus berhadapan dengan debt collector dari perusahaan pinjaman online (pinjol).

Lewat akun Threads miliknya, Vicky cerita kalau dia nggak pernah merasa mengajukan pinjaman online di aplikasi apa pun. Anehnya, dia tiba-tiba ditagih oleh perusahaan pinjol yang bahkan aplikasinya nggak ada di Play Store maupun App Store.

Parahnya lagi, teror yang diterima penyanyi 39 tahun ini bukan cuma sekadar tagihan biasa. Vicky mengaku sempat menerima intimidasi, penghinaan, sampai ancaman kalau data pribadinya bakal disebarkan kalau pinjaman itu nggak segera dilunasi.

Bagi Vicky, kejadian ini sudah bukan cuma soal utang-piutang, tapi sudah masuk ke ranah keamanan data dan perlindungan masyarakat. Dia pun mempertanyakan sampai kapan praktik kayak gini dibiarkan terjadi.

Curhatan ibu dua anak ini ternyata relate banget sama banyak orang. Unggahannya sampai dapat sekitar 97.000 views dan lebih dari 2.000 likes. Di kolom komentar, banyak warganet yang mengaku mengalami nasib serupa. Ada yang cerita pernah diancam bakal dipermalukan, sampai ada yang kaget karena KTP-nya bisa ada di tangan pinjol padahal nggak pernah pinjam uang. Salah satu warganet bahkan bilang para penagih baru diam setelah dia lapor polisi.

Vicky Shu ternyata bukan satu-satunya publik figur yang jadi sasaran. Beberapa artis lain seperti Uya Kuya, Nikita Mirzani, dan Nafa Urbach juga pernah mengungkapkan kekesalan mereka karena diteror debt collector pinjol meski nggak pernah melakukan peminjaman.

Jujur, ngeri banget kalau data pribadi kita bisa dipake seenaknya buat hal kayak gini. Kalian pernah ngalamin hal serupa juga nggak?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.