Kisah Zarima Mirafsur pasang badan buat Yusuf Kartiko yang dirundung netizen

Beban mental akibat hujatan warganet ternyata bikin hubungan antara Zarima Mirafsur dan putranya, Yusuf Kartiko, sempat nggak harmonis. Si aktor muda ini sempat merasa tertekan dan memilih mendiamkan sang ibu selama beberapa hari. Semua bermula saat Yusuf jadi saksi dalam kasus Betrand Peto, yang malah berujung pada aksi netizen mengungkit masa lalu Zarima sebagai 'Ratu Ekstasi' buat menyudutkan Yusuf.
Zarima Mirafsur sendiri bercerita bahwa Yusuf sempat ngambek dan nggak mau ngomong dengannya selama beberapa hari sejak akun-akun di media sosial mengaitkan rekam jejak kelamnya dengan sang anak. Menariknya, selama ini Zarima sengaja menahan diri buat nggak mengumbar statusnya sebagai ibu kandung Yusuf di industri seni peran. Dia ingin Yusuf bertumbuh mandiri lewat bakat dan kemampuan aktingnya sendiri, tanpa harus dibayangi nama besar orang tuanya.
Tapi, meskipun sempat nggak bertegur sapa, Zarima nggak tinggal diam melihat anaknya disudutkan. Dia memilih jalan tegas buat membela martabat sang putra. Begini langkah-langkah yang dilakukan Zarima untuk memulihkan nama baik Yusuf:
Pertama, Zarima berinisiatif mendatangi Polda Metro Jaya pada 15 Oktober 2026. Langkah ini dia ambil secara mandiri tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Yusuf karena merasa berkewajiban sebagai ibu untuk membela hak anaknya.
Kedua, dengan didampingi tim kuasa hukum, Zarima secara resmi membuat laporan polisi (LP). Tujuannya adalah mempolisikan akun-akun penyebar fitnah yang menuding Yusuf mengonsumsi narkotika.
Bagi Zarima, pelaporan ini adalah wujud cinta dan tanggung jawabnya. Dia ingin Yusuf tahu kalau maminya sangat menyayanginya dan siap pasang badan melawan fitnah yang dianggapnya sangat menyakitkan bagi seorang ibu.
Jujur, langkah Zarima buat langsung lapor polisi tanpa basa-basi itu keren banget. Memang benar ya, kalau urusan anak, naluri pelindung seorang ibu itu nggak ada lawan!
