MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Gita KDI lanjut S3, mau buktiin kalau artis juga bisa kutu buku

Penyanyi dangdut Gitalis Dwi Natarina, atau yang kita kenal sebagai Gita KDI, baru saja mengambil langkah berani dengan masuk ke jenjang pendidikan tertinggi. Gita mantap melanjutkan studi doktoral (S3) di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan.

Jujur, ini keren banget sih. Di saat banyak orang mikir kalau dunia hiburan itu sulit nyatu sama pendidikan tinggi, Gita justru mau mendobrak stigma itu. Dia nggak mau cuma sekadar populer di panggung, tapi juga pengin mengembangkan kapasitas diri lewat jalur akademik.

Gimana proses awal Gita masuk S3?

Perjalanan akademik Gita dimulai dengan beberapa tahap yang berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026. Berikut adalah rangkaian kegiatannya:

Pertama, Gita mengikuti kegiatan orientasi dan kuliah perdana Program Doktor S3 Studi Islam dan Pendidikan Agama Islam FAI UNISDA yang diadakan di Manaqib Hall Lantai 3.

Setelah itu, ada momen simbolis di mana Hafid Nasrullah menyematkan jas almamater kepada Gita KDI sebagai tanda bahwa dia resmi diterima di kampus tersebut.

Alasan pilih UNISDA dan misinya

Ada yang mungkin mikir kalau ini cuma buat formalitas atau cari gelar aja, tapi Gita tegas menepis itu. Dia bilang kalau keputusannya memilih UNISDA Lamongan didasari keyakinan penuh pada rekam jejak dan mutu akademik kampus tersebut. Menurut Gita, UNISDA punya kualitas yang patut dibanggakan karena banyak program studinya yang sudah terakreditasi unggul.

Gita juga bawa misi besar: pengin jadi pelopor buat rekan sesama seniman supaya nggak mengesampingkan pendidikan tinggi. Dia sadar kalau rutinitas dunia hiburan yang padat sering bikin urusan kuliah terpinggirkan. Dengan cara ini, Gita membuktikan kalau karier di panggung bisa jalan beriringan dengan semangat belajar sepanjang hayat.

Bagi Gita, studi S3 adalah sarana memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas diri supaya bisa kasih kontribusi nyata yang lebih luas buat masyarakat. Kehadirannya di FAI UNISDA seolah menegaskan kalau dunia seni dan akademik itu saling melengkapi, bukan dua hal yang bertolak belakang.

Biar makin mantap, acara orientasi kemarin juga diisi dengan pencerahan wawasan dari dua akademisi nasional, yaitu Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam) dan Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. (Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2015–2023).

Pihak FAI UNISDA Lamongan sendiri berharap langkah Gita bisa memicu motivasi mahasiswa lain untuk melahirkan pemikiran akademik berkualitas, tanpa perlu melihat latar belakang profesinya.

Kira-kira siapa lagi ya artis yang bakal nyusul ambil gelar doktor biar nggak cuma jago nyanyi tapi juga jago teori?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.