G-Dragon rombak Woody dan Buzz lewat Peaceminusone x Toy Story, pop-up meluncur di Singapura

Dunia Toy Story yang kita kenal dan cintai tiba-tiba dapat sentuhan dari seorang fashion icon. Peaceminusone, label fashion milik G-Dragon, berkolaborasi dengan Disney dan Pixar untuk menghadirkan karakter-karakter Toy Story — termasuk Woody dan Buzz Lightyear — dalam balutan motif bunga daisy ikonis yang identik banget sama sang bintang K-pop. Hasilnya? Sesuatu yang bikin fans langsung melirik dompet masing-masing.
Dari panggung ke lemari pakaian
G-Dragon bukan nama sembarangan di industri hiburan Korea. Selain dikenal sebagai musisi, selera fashionnya selalu jadi pembicaraan tersendiri dan inspirasinya melintasi batas antara musik dan gaya hidup. Pada 2016, ia mendirikan Peaceminusone bersama stylist Gee Eun — sebuah label fashion dan lifestyle asal Korea Selatan yang langsung jadi sorotan berkat desain unik dan ciri khasnya: motif bunga daisy dengan satu kelopak yang sengaja dihilangkan. Detail kecil itu bukan sekadar estetika; ia sudah menjadi semacam tanda tangan visual yang langsung dikenali siapa pun yang mengikuti dunia G-Dragon.
Label ini pun tidak main-main soal kolaborasi. Nama-nama seperti Nike dan Giuseppe Zanotti sudah pernah masuk daftar mitra Peaceminusone — sebuah portofolio yang membuktikan bahwa label ini bukan sekadar proyek sampingan selebriti, melainkan pemain serius di industri fashion global. Kolaborasi bareng Disney dan Pixar, kalau mau dibilang, hanya melanjutkan kebiasaan lama.
Konsep yang lebih dari sekadar koleksi
Kolaborasi bertajuk Toy Story | Peaceminusone: The First Fan ini punya konsep yang cukup mengena dan tidak sekadar menempelkan logo di atas merchandise. Gagasannya berangkat dari ide bahwa mainan yang menemani seseorang sejak kecil adalah penggemar pertama mereka — hadir jauh sebelum dunia tahu siapa mereka, sebelum ada panggung, sebelum ada sorotan. Dari sudut pandang itu, memilih Toy Story sebagai kanvas kolaborasi terasa bukan kebetulan: Woody dan Buzz Lightyear adalah simbol kesetiaan yang melampaui tren.
Dari unggahan pengunjung edisi Seoul, karakter-karakter Toy Story yang sudah sangat familier itu memang tampak beda — mendapat sentuhan baru lewat motif daisy Peaceminusone yang khas, dengan satu kelopak hilang di tempat yang seharusnya ada. Hasilnya adalah perpaduan nostalgia masa kecil dan estetika streetwear yang rasanya sulit diabaikan begitu saja.
Singapura jadi debut Asia Tenggara
Setelah mampir ke Seoul, Tokyo, Hong Kong, dan Taipei, pop-up ini akhirnya mendarat di Asia Tenggara. Lokasinya di Clarke Quay, Singapura, dan akan berlangsung mulai 16 Oktober hingga 11 November 2026. Bagi penggemar di kawasan ini, kehadiran pop-up di Singapura bukan cuma soal belanja — ini debut pertama kolaborasi tersebut di Asia Tenggara, yang artinya ada semacam momen bersejarah kecil yang menempel di balik rak merchandise-nya.
Edisi Singapura ini digarap bareng Mighty Jaxx, perusahaan desain dan koleksi lokal yang namanya sudah tidak asing di dunia pop culture. Mighty Jaxx dikenal lewat kolaborasinya dengan Disney, Sanrio, One Piece, dan The Powerpuff Girls — portofolio yang cukup meyakinkan bahwa eksekusi di lapangan tidak akan mengecewakan.
Soal isi pop-up, pengunjung bisa mengharapkan merchandise eksklusif dan berbagai elemen interaktif. Merchandise di edisi-edisi sebelumnya mencakup pakaian dan boneka plush — dua kategori yang memang paling masuk akal untuk kolaborasi semacam ini. Namun detail lengkap soal produk apa yang akan dijual, aktivitas apa yang tersedia, dan bagaimana mekanisme masuk ke lokasi Singapura masih belum diumumkan hingga saat ini. Di edisi Seoul, pengunjung diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu sebelum bisa masuk — apakah sistem yang sama akan berlaku di Singapura, belum ada konfirmasi resmi.
Yang jelas, kalau antusiasme fans G-Dragon di kota-kota sebelumnya jadi patokan, menunggu pengumuman mendekati tanggal buka bisa berarti kehabisan. Woody dengan sentuhan daisy itu bukan sesuatu yang mau kamu lewatkan hanya karena terlambat buka notifikasi.
