MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Sumpah, Yura Yunita Definisi Berpakaian Batik tapi Tetap Slay!

Yura Yunita baru saja bikin timeline Instagram-nya jadi penuh warna lewat video rangkuman berbagai penampilannya menggunakan batik dan kain Nusantara. Unggahan ini dibuat spesial untuk memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2026. Jujur saja, melihat sekitar 19 busana yang dipamerkan Yura, kita jadi sadar kalau batik itu fleksibel banget dan bisa masuk ke berbagai gaya kalau tahu cara memadukannya.

Dalam caption-nya, Yura sempat menyapa pengikutnya dengan gaya santai lewat tulisan, “SELAMAAAT HARI BATIK, hari ini kamu batik-an juga gaa?”. Pertanyaan ini jadi pengingat buat kita semua untuk tetap bangga pakai warisan budaya sendiri. Yang bikin kita geleng-geleng kagum adalah bagaimana Yura bisa menggabungkan kain tradisional dengan potongan baju modern, sehingga hasilnya tetap terlihat modern.

Detail Look yang Bikin Melongo

Kalau kita bedah satu per satu, ada beberapa look yang benar-benar stand out. Salah satunya adalah saat Yura memakai atasan warna merah muda fuchsia dengan model satu bahu. Yang bikin unik, bagian lengannya panjang dan berbahan transparan, lengkap dengan ornamen perak berbentuk flora di bagian dada. Untuk bawahannya, ia memilih kain batik dengan warna senada yang memiliki motif putih dan potongan asimetris. Biar makin bold, Yura melengkapinya dengan sepatu bot warna perak. Fix, look ini benar-benar definisi modern-tradisional yang berhasil!

Tak berhenti di situ, Yura juga menunjukkan sisi elegan lewat busana dominan hitam dengan detail keemasan. Motif dekoratif berbentuk daun dan sulur terlihat sangat dominan, mulai dari bagian dada, pinggang, sampai ke kain bawahan yang menjuntai di sisi tubuh. Kesannya mewah dan berkelas banget, menunjukkan kalau warna hitam dan emas itu memang kombinasi yang gak pernah salah buat tampil glamor.

Ada juga gaya yang lebih eksperimental dengan atasan hitam transparan. Di look ini, kain motif batik diposisikan pada bagian dada dan pinggang, sementara bawahan kain hitam panjang digunakan hingga mata kaki. Menariknya, dekorasi latar belakang pengambilan gambarnya pun menggunakan kain batik, jadi vibe tradisionalnya benar-benar terasa maksimal dari ujung kepala sampai ke properti fotonya.

Eksperimen Warna dan Aksesori

Yura juga sempat membagikan penampilan dengan nuansa kuning keemasan yang dipadukan dengan aksen merah, hijau, dan hitam. Teknik pemakaian kainnya pun tidak biasa, karena disusun menyilang dari bahu hingga ke bagian depan tubuh dan dipercantik dengan detail berwarna emas. Untuk memperkuat kesan etnik, Yura menambahkan aksesori bernuansa emas dan menata rambutnya dalam model kepangan panjang. Lihat saja, siluet dan warnanya benar-benar beragam, membuktikan kalau batik itu nggak cuma soal warna cokelat atau sogan saja.

Konsistensi Menjaga Akar Budaya

Sebenarnya, aksi Yura dalam video Hari Batik ini bukan sekadar tren sesaat. Yura Yunita, penyanyi dan penulis lagu keturunan Sunda ini, memang sudah lama menjadikan busana tradisional sebagai bagian dari identitas penampilannya. Pada 2023, Yura sempat mengungkapkan bahwa ia sudah rutin mengenakan kebaya dan kain sejak album pertamanya dirilis.

Bagi Yura, memakai kain tradisional adalah caranya untuk tetap membawa identitas dan mengingat akar budaya Indonesia, terutama di tengah gempuran budaya asing yang masuk lewat media sosial. Jadi, ini bukan cuma soal fashion, tapi soal prinsip untuk tidak melupakan asal-usul.

Konsistensi ini juga terlihat jelas saat ia naik panggung. Contohnya pada Februari 2025, dalam konser “Bingah” yang digelar di Istora Senayan, Jakarta. Yura tampil memukau dengan kebaya hijau zamrud yang dipadukan dengan rok batik. Tidak hanya soal baju, konser tersebut secara keseluruhan memang mengangkat unsur budaya Nusantara, khususnya Jawa Barat, yang dituangkan lewat tata panggung, aransemen musik, hingga busana yang ia kenakan.

Kita semua tahu kalau Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober untuk memperingati penetapan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO pada 2009. Dengan melihat cara Yura bereksperimen, sepertinya kita nggak perlu takut lagi dibilang 'tua' kalau pakai batik. Justru, kalau styling-nya tepat, batik bisa jadi fashion statement yang paling keren.

Kira-kira kalian lebih suka look Yura yang fuchsia berani atau yang kuning keemasan yang etnik banget?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.