MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Sidang Cerai Sara Wijayanto dan Demian Aditya: Ilusionis Sejati, Sampai di Pengadilan pun Bisa Menghilang?

Sidang perceraian antara selebriti Sara Wijayanto dan ilusionis Demian Aditya baru saja digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Tapi, ada yang bikin geleng-geleng kepala: Demian Aditya, sang tergugat, justru nggak menampakkan batang hidungnya sama sekali! Situasi ini langsung membuka peluang besar untuk putusan cerai secara verstek oleh majelis hakim.

Memang sih, hubungan Sara dan Demian dari dulu selalu jadi sorotan. Sara Wijayanto, yang kita kenal sebagai host acara horor dan kreator konten YouTube, punya vibe misterius tapi juga hangat. Di sisi lain, Demian Aditya adalah ilusionis yang terkenal dengan aksi-aksi ekstremnya yang bikin penonton deg-degan. Mereka berdua adalah sosok yang selalu berhasil mencuri perhatian publik, baik karena karier mereka maupun kisah cinta yang penuh liku.

Sebelum menikahi Sara pada 2014, Demian pernah menikah dengan Yulia Rachman, dan perceraiannya kala itu jadi tontonan publik. Nama Sara Wijayanto sempat disebut-sebut dalam konteks itu, meski keduanya selalu membantah. Drama-drama inilah yang bikin publik selalu penasaran dengan kelanjutan kisah cinta mereka. Setelah melewati berbagai badai, mereka akhirnya menikah dan tampak adem ayem selama bertahun-tahun. Makanya, kabar gugatan cerai ini auto bikin kaget banyak orang, meskipun ya, nggak sedikit juga yang merasa "oh, jadi gini endingnya?"

Ilusionis Beneran Menghilang: Sidang Perdana Tanpa Demian

Abid M. H., staf Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, yang mengabarkan situasi ini. Menurut Abid, Sara Wijayanto hadir memenuhi panggilan sidang perdana didampingi kuasa hukumnya. Sementara itu, Demian Aditya, si ilusionis kita, justru absen tanpa keterangan yang jelas. "Sidang perdana sudah digelar. Yang hadir hanya penggugat, didampingi kuasa hukumnya. Sedangkan tergugat tidak hadir," ungkap Abid saat ditemui media di pengadilan.

Ketidakhadiran Demian tanpa alasan yang jelas ini berarti persidangan tetap dihitung sudah berjalan satu kali. Nantinya, majelis hakim bakal melayangkan surat panggilan ulang sebanyak dua sampai tiga kali. Nah, di sinilah drama sesungguhnya dimulai. Kalau Demian tetap bungkam dan nggak mau hadir di persidangan setelah dipanggil secara patut, maka perkara perceraian ini berpeluang besar langsung diputus secara verstek—alias, tanpa kehadiran sang tergugat sama sekali. Sistem hukum memungkinkan ini terjadi jika hakim sudah berkeyakinan bahwa tergugat tidak hadir berdasarkan undang-undang, dan penggugat menginginkan perkara diputus dengan cara itu. Ini kayaknya Demian lagi pengen bikin ilusi menghilang dari proses hukum, ya?

Mediasi Batal, Drama Terus Berlanjut?

Mangkirnya Demian Aditya dari persidangan ini nggak cuma membuka peluang putusan verstek, tapi juga bikin agenda mediasi terancam ditiadakan. Padahal, mediasi itu penting banget untuk mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak. Tapi, gimana mau mediasi kalau yang bersangkutan aja nggak hadir? Mediasi kan butuh penggugat dan tergugat tatap muka langsung di hadapan hakim mediator.

Abid menjelaskan bahwa ketiadaan mediasi bisa terjadi jika satu pihak absen berkali-kali. "Kalau tidak hadir, ya berarti tidak ada mediasi. Kalau tidak hadir dua kali atau bahkan tiga kali mungkin ya jadi tidak ada mediasi. Apa yang mau dimediasi karena dua pihak tidak hadir?" Wah, kalau begini sih kayaknya pintu damai udah ketutup rapat, ya. Sara sudah berusaha hadir, tapi Demian-nya malah bikin "ilusi" baru.

Tentunya, absennya Demian ini memunculkan banyak pertanyaan. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar? Apakah memang ada alasan kuat atau Demian sengaja nggak mau terlibat dalam proses ini? Kalau sampai putusan verstek dijatuhkan, ini bisa jadi akhir yang cukup cepat dan, jujur aja, agak anti-klimaks untuk kisah cinta Demian dan Sara yang dulu diawali dengan begitu banyak drama dan intrik. Kita tunggu aja deh, apakah Demian bakal muncul di panggilan sidang berikutnya atau dia akan terus bersembunyi di balik tirai ilusi.

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.