MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Ribut di toilet Pantai Dreamland, Billy Syahputra dan pengelola beda versi

Video cekcok antara Billy Syahputra dan seorang penjaga toilet di kawasan Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Badung, Bali, mendadak ramai di media sosial. Masalahnya sebenarnya simpel, tapi malah jadi panjang karena ada perbedaan versi antara Billy dan pihak pengelola Dreamland Warung.

Kejadian ini bermula saat Billy ingin membersihkan seorang anak yang badannya penuh pasir dan kedinginan setelah bermain di pantai. Karena kondisi anak tersebut, Billy ingin segera menggunakan fasilitas bilas yang ada tanpa harus menunggu lama.

Namun, situasinya berubah jadi panas saat Billy diminta membayar Rp10 ribu di awal sebelum masuk. Billy mengaku bahwa pengasuh yang ada di belakangnya yang akan mengurus pembayaran tersebut. Dalam video yang beredar, Billy terdengar mempermasalahkan perlakuan penjaga toilet. Saya bawa anak, tapi abang dorong-dorong, kata Billy dalam video tersebut.

Billy menegaskan kalau dia sebenarnya tidak masalah soal uang. Dia bahkan bilang bersedia membayar lebih dari nominal yang diminta. Yang dipermasalahkannya adalah cara dirinya diperlakukan ketika tengah membawa anak, di mana menurut pengakuannya penjaga toilet sempat mendorongnya saat ia menggendong anak.

Setelah itu, pengasuhnya memang melakukan pembayaran. Tapi, Billy dikabarkan sempat meminta uang itu dikembalikan karena pada akhirnya fasilitas tersebut tidak jadi digunakan.

Di sisi lain, pemilik Dreamland Warung, Nyoman Wardana, membenarkan kalau memang terjadi perselisihan. Tapi, dia punya penjelasan sendiri soal awal mula keributan ini. Nyoman menjelaskan kalau pihaknya memang punya aturan tegas: semua pengunjung yang mau pakai fasilitas shower atau bilas wajib bayar di muka sebesar Rp10 ribu per orang.

Jujur saja, masalah Rp10 ribu sampai jadi drama video viral itu terasa berlebihan. Tapi kalau memang ada aksi dorong-dorongan apalagi saat lagi gendong anak, ya wajar kalau Billy merasa tersinggung. Menurut kalian, ini masalah komunikasi atau memang ada yang terlalu sensitif?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.