Transformasi mantan artis cilik 90-an: dari panggung hiburan ke profesi prestisius

Siapa sangka lagu-lagu ikonik kayak "Ci..Luk..Ba" atau "Bolo-Bolo" yang dulu menemani masa kecil generasi 90-an ternyata cuma awal dari perjalanan panjang para pelakunya. Banyak mantan artis cilik yang memutuskan meninggalkan gemerlap panggung hiburan demi mengejar pendidikan tinggi dan mengabdi di bidang profesional. Keputusan untuk banting setir ini didasari oleh passion serta keinginan kuat untuk berkontribusi lebih luas bagi masyarakat lewat keahlian spesifik yang mereka pelajari selama bertahun-tahun.
Salah satu sosok yang bikin pangling adalah Maissy Pramaisshela. Dulu, Maissy dikenal sebagai ikon penyanyi cilik yang sangat enerjik dengan jargon "Ci..Luk..Ba" dan sempat merajai panggung hiburan anak-anak sampai awal 2000-an. Selain bernyanyi, ia juga sempat menjadi presenter acara anak-anak di salah satu stasiun TV swasta nasional selama bertahun-tahun. Namun, saat beranjak remaja dan berada di puncak popularitas, Maissy memilih untuk mundur total dari dunia hiburan demi mengejar cita-citanya masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).
Kini, Maissy dikenal dengan nama dr. Pramaisshela Arinda Daryono Putri. Ia sudah lama berpraktik sebagai dokter dan mengabdikan dirinya di dunia kesehatan, termasuk pernah bekerja di RSUD Pasar Minggu. Transformasinya dari seorang penyanyi menjadi dokter yang menyembuhkan pasien menunjukkan dedikasi yang luar biasa terhadap pendidikan.
Lalu ada Alfandy, personel laki-laki berkacamata dari grup vokal Trio Kwek Kwek yang dulu hits lewat lagu "Katanya" dan "Tanteku". Berbeda dengan rekan grupnya, Leony dan Dhea Ananda, yang masih sesekali muncul di industri hiburan, Alfandy memilih jalur yang jauh dari publikasi. Ia memutuskan pindah ke Amerika Serikat untuk menempuh pendidikan medis hingga jenjang doktoral.
Alfandy kini menetap dan bekerja di Amerika Serikat sebagai Nurse Practitioner dengan spesialisasi neurologi (saraf) dan stroke. Meski jauh dari sorotan kamera infotainment Indonesia, ia tetap membagikan aktivitas medisnya lewat akun media sosial, membuktikan bahwa mantan artis cilik bisa bersaing di level internasional.
Beralih ke dunia akting, ada Mellissa Grace yang dulu sangat dikenal lewat karakter Mpok Lisa yang cerewet di serial komedi "Lenong Bocah". Meskipun punya bakat besar di seni peran, Mellissa justru fokus pada dunia pendidikan dan kesehatan mental. Ia berhasil lulus dengan predikat Cum Laude saat menempuh pendidikan Sarjana Psikologi di Unika Atma Jaya, dan kembali meraih predikat Cum Laude saat melanjutkan studi Magister Profesi Psikolog di Universitas Indonesia (UI).
Saat ini, Mellissa Grace aktif bekerja sebagai Psikolog Klinis yang menangani berbagai kasus psikologis sekaligus menjadi dosen di fakultas psikologi. Ia juga kerap diundang sebagai narasumber ahli di berbagai acara televisi, bukan sebagai artis, melainkan sebagai pakar yang memberikan pandangan psikologis.
Ada juga Mega Utami yang dulu sangat ikonik sebagai pemeran Jejen dalam film "Joshua oh Joshua" serta sinetron "Tersanjung" versi kecil. Chemistry-nya dengan Joshua Suherman saat itu sangat melekat di ingatan penonton. Sama seperti Maissy, Mega juga memilih menghilang dari layar kaca untuk mengejar karier di bidang kesehatan.
Mega Utami merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia angkatan 2008. Setelah menyandang gelar dokter, ia terus belajar dengan melanjutkan studi S2 dan S3 di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Keseriusannya dalam dunia akademis menunjukkan keinginannya untuk memberikan kontribusi sistemik bagi kesehatan di Indonesia, sehingga kini ia menjalani kehidupan sebagai dokter yang jauh dari hiruk-pikuk selebritas.
Terakhir, ada Geofanny Tambunan, pasangan duet Saskia dalam lagu "Menabung" ciptaan Titiek Puspa. Dulu ia dikenal dengan ciri khas pipi chubby dan kacamatanya. Setelah dewasa, Geofanny menemukan passion baru di dunia mode atau fashion. Ia menempuh pendidikan desain grafis dan manajemen bisnis sebelum mendalami fashion design. Geofanny bahkan sempat menimba ilmu di sekolah mode bergengsi, Parsons School of Design di New York, Amerika Serikat.
Kisah mereka membuktikan kalau popularitas masa kecil bisa jadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih substansial. Ternyata, definisi sukses itu nggak harus selalu muncul di TV, tapi bisa juga lewat dampak positif yang diberikan melalui profesi yang mereka jalani sekarang. Kira-kira siapa lagi ya mantan artis cilik yang sekarang sudah punya profesi tak terduga?
