Nama dicatut akun palsu, Daus Mini jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Daus Mini mengalami dampak sosial setelah identitasnya dicatut oleh akun media sosial tiruan. Gak main-main, akun anonim ini menyebarkan ujaran kebencian terkait isu keagamaan dan sengaja memancing keributan dengan sejumlah ulama.
Saking niatnya si pelaku, akun tersebut menggunakan foto profil bahkan manipulasi suara Daus Mini. Efeknya? Daus Mini mengaku mendapat hujatan dan perlakuan tidak nyaman dari masyarakat karena publik mengira konten provokatif itu benar-benar dibuat olehnya.
Terkait persoalan ini, Daus Mini menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu, 7 Oktober 2026 malam. Dia menegaskan kalau dirinya gak pernah menyampaikan narasi negatif terhadap pemuka agama mana pun. “Ya karena si oknum ini, isinya tuh ujaran kebencian. Seakan-akan itu saya, seakan-akan itu Daus Mini yang lagi apa lah namanya tentang agama,” ungkap Daus Mini.
Kuasa hukumnya, Zecky Alatas, menyebut aksi ini bukan sekadar penyalahgunaan foto dan nama, tapi sudah masuk kategori pembunuhan karakter. Menurut Zecky, reputasi Daus Mini sebagai selebritas sangat dirugikan karena setiap kali datang ke undangan, kliennya justru dihujat oleh orang awam yang percaya pada konten palsu tersebut.
Zecky menambahkan bahwa manipulasi identitas ini berdampak langsung pada interaksi sosial Daus Mini. Daus Mini menilai pencatutan identitas tersebut mencemarkan nama baik yang telah dibangunnya selama bertahun-tahun di dunia hiburan.
“Ya materiil pasti, nama besar, nama baik pasti. Dan juga ke mana-mana jadi gak nyaman gitu kan,” kata Daus Mini yang merasa sangat dirugikan secara nama baik dan kenyamanan hidupnya.
Zaman sekarang emang serem ya, suara aja bisa dimanipulasi buat jatuhin orang. Kira-kira siapa sih yang sejahat itu sampai niat banget bikin akun palsu cuma buat provokasi?
