MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Konten eksklusif Syifa Hadju kena sentil netizen, dianggap nggak sepadan sama harganya

Syifa Hadju baru saja mendapatkan kritik pedas dari netizen terkait fitur konten eksklusif di akun Instagram miliknya. Para pelanggan merasa harga langganan sebesar Rp79 ribu per bulan tidak sepadan dengan kualitas konten yang dibagikan oleh sang aktris.

Kritik ini mencuat setelah seorang pengguna Threads dengan akun @nyummycream_ mengungkapkan rasa tidak puasnya. Pelanggan tersebut merasa kecewa karena konten yang ia dapatkan setelah membayar biaya langganan hanya memperlihatkan aktivitas sederhana Syifa Hadju, seperti saat sedang menggunakan masker wajah dan minum dari tumbler. Ia menyayangkan harga langganan yang tergolong mahal namun isinya dianggap terlalu biasa.

Syifa Hadju sendiri adalah seorang aktris dan penyanyi Indonesia yang dikenal luas lewat perannya dalam serial Mermaid in Love.

Viral dan Menuai Cibiran

Setelah unggahan di Threads tersebut menjadi viral, banyak publik yang ikut mencibir kebijakan harga konten eksklusif tersebut. Muncul opini bahwa daripada mengeluarkan uang dalam jumlah yang cukup besar untuk konten seperti itu, lebih baik dana tersebut dialokasikan untuk hal-hal yang jauh lebih bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Jika melihat data jumlah pengikut, Syifa Hadju diketahui memiliki 484 pelanggan yang berlangganan konten eksklusifnya. Dengan tarif Rp79 ribu per orang, maka pendapatan yang bisa diraup sang aktris dari fitur ini mencapai sekitar Rp38 juta dalam satu bulan. Namun, setelah ramai dibicarakan publik, Syifa Hadju dikabarkan sudah menonaktifkan fitur konten eksklusif berlangganan di akun Instagramnya tersebut.

Perbandingan dengan Tarif Fuji

Situasi ini membuat netizen mulai membandingkan tarif langganan Syifa Hadju dengan selebgram Fujianti Utami atau yang lebih dikenal sebagai Fuji. Mantan kekasih Thariq Halilintar ini memasang harga yang jauh lebih terjangkau, yakni hanya Rp7.500 untuk konten berlangganannya.

Perbedaan harga yang mencolok ini berdampak pada jumlah pelanggan. Fuji diketahui memiliki lebih dari 29 ribu pelanggan. Jika dikalkulasikan, pendapatan Fuji dari fitur langganan ini mencapai lebih dari Rp217 juta per bulan, angka yang jauh melampaui pendapatan Syifa Hadju dari fitur serupa.

Dilema Antara Fans dan Ekspektasi

Sebenarnya, standar dalam menilai sebuah konten sangat bergantung pada perspektif masing-masing orang. Bagi penggemar berat yang sudah mengidolakan seorang artis, melihat rutinitas sederhana atau momen di balik layar bisa menjadi hiburan tersendiri dan hal tersebut dianggap sah-sah saja.

Namun bagi orang yang tidak terlalu mengikuti kehidupan pribadi sang artis, konten sederhana seperti maskeran mungkin terasa biasa saja dan tidak sebanding dengan biaya yang harus dibayarkan. Apalagi jika isi konten eksklusif tersebut tidak jauh berbeda dengan apa yang bisa ditemukan secara gratis di media sosial. Ketika seorang artis menentukan tarif tertentu, maka wajar jika pelanggan memiliki ekspektasi lebih terhadap kualitas konten yang mereka terima.

Menghitung Kerugian Finansial

Bagi yang merasa manfaat konten eksklusif kurang terasa atau harganya terlalu mahal, uang berlangganan tersebut sebenarnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain. Sebagai contoh, uang Rp79 ribu per bulan yang digunakan untuk berlangganan konten Syifa Hadju bisa dialihkan untuk menabung atau membeli kebutuhan pokok.

Jika jumlah tersebut dikumpulkan selama satu tahun, totalnya mencapai Rp948 ribu. Uang hampir satu juta rupiah ini bisa digunakan untuk keperluan yang lebih produktif, seperti membeli buku, membeli produk perawatan kulit atau skincare, membayar langganan Netflix, hingga menambah saldo tabungan.

Pada akhirnya, berlangganan konten eksklusif artis adalah pilihan pribadi masing-masing. Selama harga dirasa sesuai kemampuan dan tidak mengganggu kebutuhan utama, berlangganan bukanlah masalah. Namun, tidak perlu memaksakan diri hanya karena menyukai seorang idola jika manfaat yang didapat tidak sesuai harapan. Menggemari idola tetap bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan uang.

Kira-kira kalian rela nggak bayar Rp79 ribu cuma buat lihat idola lagi maskeran?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.