Anggun C Sasmi banjir air mata saat nyanyi Tanah Airku di FIFA ASEAN Cup 2026

Anggun C Sasmi tampil penuh emosi saat membawakan lagu Tanah Airku di acara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Di hadapan puluhan ribu penonton, diva internasional ini terlihat sangat terharu sampai meneteskan air mata ketika melantunkan lagu ciptaan Ibu Sud tersebut. Momen ini pun langsung jadi bahan pembicaraan hangat di media sosial.
Anggun, penyanyi yang telah meniti karier internasional, merasa bahwa kesempatan membawakan lagu nasional di panggung sebesar itu adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga. Baginya, penampilan tersebut bukan sekadar konser, melainkan momen emosional untuk mengekspresikan ikatan batin yang kuat dengan Indonesia. Lagu Tanah Airku sendiri memang dikenal luas sebagai salah satu lagu nasional yang menggambarkan rasa cinta terhadap tanah air, dan ekspresi sedih Anggun menjadi bagian yang paling banyak dikuliti oleh publik.
Debat Panas Netizen soal Paspor
Penampilan ini ternyata memancing reaksi yang terbelah di jagat maya. Banyak warganet yang memberikan pujian karena menganggap Anggun bernyanyi dengan penuh penghayatan dan mampu menyentuh perasaan yang mendengar. Namun, di sisi lain, ada juga yang mempertanyakan penampilan tersebut karena status kewarganegaraan Anggun yang sudah menjadi warga negara Prancis.
Sebagian netizen menganggap air mata Anggun adalah bukti bahwa ikatan seseorang dengan tempat kelahirannya tidak bisa hanya diukur lewat dokumen hukum atau status paspor. Mereka berpendapat bahwa nasionalisme itu urusannya soal rasa di dada dan ikatan batin. Salah satu komentar bahkan menyebutkan bahwa ketulusan Anggun yang sampai menangis saat bernyanyi adalah bukti cinta sejati pada Nusantara. Bagi kelompok ini, momen di GBK tersebut berhasil membangkitkan rasa haru dan kecintaan terhadap tanah air.
Namun, ada juga kubu yang merasa hal ini agak aneh. Beberapa warganet mengkritik relevansi Anggun dalam membawakan lagu nasional Indonesia setelah ia memutuskan berganti kewarganegaraan. Ada yang menyebut bahwa situasi tersebut terlihat ironis ketika seseorang yang sudah menjadi warga negara Prancis justru menangis saat menyanyikan lagu nasional Indonesia. Perdebatan ini pun meluas menjadi diskusi tentang apakah status kewarganegaraan masih relevan saat seseorang membicarakan simbol nasional.
Respons Anggun soal Kritik Publik
Menanggapi berbagai komentar pedas yang menyinggung keputusannya menjadi warga negara Prancis, Anggun tidak tinggal diam. Pelantun lagu Mimpi ini merespons mereka yang mencoba mengaitkan pilihan hidupnya dengan rasa cintanya pada Indonesia. Komentar warganet yang ia tanggapi menyinggung keputusannya menjadi warga negara Prancis demi mendukung perjalanan karier internasionalnya.
Dalam tanggapannya, Anggun menekankan bahwa orang yang tidak mengetahui keseluruhan cerita hidupnya belum tentu bisa memahami ikatan batin yang ia miliki dengan Indonesia. Ia menyayangkan kecenderungan sebagian orang yang memberikan penilaian atau menghakimi tanpa mengetahui latar belakang dan pengalaman pribadi seseorang secara utuh. Terima kasih ya. Mereka yang tidak tahu, akan dengan mudahnya selalu menghakimi. Yang menghakimi tidak akan bisa memahami, tulis Anggun C. Sasmi.
Pada akhirnya, aksi panggung Anggun di penutupan FIFA ASEAN Cup 2026 ini bukan hanya menjadi bagian dari seremoni olahraga, tapi juga memicu diskusi panjang mengenai makna nasionalisme dan identitas di tengah karier global. Respons Anggun menegaskan bahwa hubungan emosional dengan tanah kelahiran adalah pengalaman personal yang tidak bisa dinilai hanya dari luar saja.
Kira-kira menurut kalian, rasa nasionalisme itu cukup diukur dari paspor atau memang soal rasa di hati?
