Kirana Larasati terseret kasus investasi emas bodong Rp25 miliar, kok bisa?

Kirana Larasati, aktris sekaligus politisi, kini terseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak. Masalah ini melibatkan PT Divine Gold Jewelry yang mengelola bisnis Nellava Bullion. Total kerugian dalam kasus ini dilaporkan mencapai Rp25 miliar dengan jumlah korban sedikitnya 85 orang.
Kirana Larasati menjadi salah satu influencer dan selebriti yang didesak untuk diperiksa polisi karena pernah mempromosikan bisnis logam mulia tersebut. Para korban merasa tertarik mencoba investasi ini justru karena adanya publik figur yang mempromosikannya.
Kasus ini bermula ketika sejumlah korban melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Bareskrim Polri. Berdasarkan keterangan kuasa hukum korban, Bionda Johan Anggara, perusahaan yang dilaporkan adalah PT Divine Gold Jewelry bersama enam perusahaan lain. Namun, menurut kuasa hukum lainnya, Zainul Arifin, dari tujuh perusahaan itu hanya satu yang merupakan perusahaan induk, sementara enam lainnya berstatus perusahaan cangkang.
Modus yang digunakan ternyata klasik banget: jual beli emas lewat sistem pre-order dengan iming-iming bonus besar. Misalnya, pembeli yang memesan lima gram emas dijanjikan bakal dapat bonus empat gram. Masalahnya, uang sudah diserahkan tapi emasnya nggak kunjung dikirim sesuai janji.
Selain pre-order, ada juga skema buyback dengan harga tinggi serta trade in untuk menambah berat emas. Para korban awalnya percaya karena perusahaan ini punya cabang di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Tapi ya itu tadi, ujung-ujungnya malah zonk.
Jumlah korban diperkirakan masih akan bertambah karena banyak orang lain yang mulai menghubungi tim kuasa hukum. Duh, pelajaran banget sih buat kita semua biar nggak gampang tergiur cuma karena ada artis yang promosi. Ada yang pernah hampir kemakan promo investasi kayak gini juga nggak?
