MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Cut Tari comeback jadi antagonis di Wajah Cinta yang Lain, siap bikin penonton geregetan

Sinetron Wajah Cinta yang Lain produksi Sinemart di SCTV baru saja mencapai tonggak sejarah dengan menembus lebih dari 100 episode penayangan. Pencapaian ini terasa sangat spesial, terutama bagi Cut Tari yang menggunakan proyek ini sebagai momen kembalinya ia ke dunia akting layar kaca. Aktris ini sebelumnya memutuskan untuk rehat panjang selama lebih dari enam tahun setelah menjalani pernikahan keduanya.

Dalam sinetron ini, Cut Tari mengambil peran sebagai Tamara. Menariknya, ia tidak mengincar simpati penonton, melainkan tampil sebagai tokoh antagonis murni. Karakter Tamara sengaja dibangun untuk membangkitkan emosi dan rasa kesal para pemirsa setianya. Menurut Cut Tari, semakin banyak penonton yang merasa kesal dan berkomentar luar biasa, itu artinya mereka sudah benar-benar hanyut melihat perannya sebagai Tamara yang bikin geregetan dan dibenci.

Rahasia di Balik Layar dan Chemistry Pemain

Cut Tari mengaku sudah memprediksi bahwa Wajah Cinta yang Lain akan mencuri perhatian publik sejak awal. Selain karena alur cerita tentang pembalasan dendam yang dinamis dan tidak klise, ia merasa atmosfer kerja di lokasi syuting sangat solid dan menyenangkan.

Ia memuji kekompakan para pemain yang tidak hanya terlihat saat berada di depan kamera, tetapi juga saat waktu istirahat dan makan bersama. Cut Tari merasa sangat terbantu dan sering terhibur oleh tingkah kocak rekan-rekan pemain yang lebih muda, khususnya Andri Mashadi dan Dinda Kirana. Di saat Cut Tari harus memerankan karakter yang paling serius, keceriaan rekan-rekannya menjadi penyeimbang yang menyenangkan di lokasi syuting.

Pertimbangan Kembali ke Sistem Stripping

Salah satu pertimbangan utama Cut Tari kembali menjalani syuting kejar tayang (stripping) adalah sistem kerja di lokasi yang teratur. Ia mengungkapkan bahwa jam kerja dalam proyek ini sangat sehat, sehingga ia tetap bisa memiliki waktu berkualitas bersama suami dan anak-anaknya di rumah.

Cut Tari juga memberikan apresiasi tinggi atas totalitas rekan mainnya. Ia menyoroti aksi dramatis yang diperankan oleh Andri Mashadi dan Dinda Kirana dalam sebuah adegan di atas kapal di kawasan Ancol. Adegan tersebut sempat viral dan berhasil menarik antusiasme puluhan ribu penonton melalui platform streaming.

Konflik Memanas Setelah 100 Episode

Seiring bertambahnya jumlah episode, konflik dalam Wajah Cinta yang Lain pun semakin memanas. Setelah melewati 100 episode, rahasia penyamaran Ariana yang diperankan Dinda Kirana akhirnya mulai terbongkar oleh Bima, yang diperankan oleh Andri Mashadi. Kondisi ini memicu Bima untuk mencoba merebut kembali Asti, mantan istrinya, dengan segala cara. Sayangnya, situasi ini justru membuka kembali luka lama yang selama ini dipendam oleh Ariana.

Ariana kini tidak hanya harus berurusan dengan Bima, tetapi juga harus menghadapi Tamara. Sebagai ibu kandung dari Pamela yang diperankan Andi Annisa, Tamara adalah sosok yang pernah merusak rumah tangga Asti dan Bima. Lebih dari itu, Tamara merupakan dalang utama di balik berbagai tragedi yang selama ini dialami oleh Ariana.

Dalam sebuah wawancara daring bersama Dinda Kirana dan Andri Mashadi pada Kamis, 22 Oktober 2026, Cut Tari mengungkapkan harapannya agar karya ini bisa terus dinikmati dengan nyaman oleh penonton. Ia berharap perjalanan sinetron Wajah Cinta yang Lain bisa terus berlanjut hingga mencapai ratusan episode ke depannya. Untuk mengupas lebih dalam perkembangan alur cerita dan karakter setelah 100 episode, Dinda Kirana, Andri Mashadi, dan Cut Tari berencana berbagi kisah tersebut kepada rekan-rekan media.

Jujur, siapa sih yang nggak senang lihat karakter antagonis yang bikin darah tinggi tapi aktingnya juara?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.