Ada-ada saja, Aldi Taher jual rumah dengan harga naik Rp 1 miliar tiap minggu

Aldi Taher mengaku rumahnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, sampai saat ini belum laku. Meski sudah ada beberapa orang yang menawar, dia merasa belum ada yang cocok. Saat ditemui di Jakarta Selatan pada Sabtu 26 September 2026, Aldi cuma minta doa agar segera ketemu pembeli yang pas.
Yang bikin geleng-geleng kepala adalah soal harganya. Aldi berkelakar kalau harga jual rumahnya bakal naik terus, bahkan naik Rp 1 miliar setiap minggunya. Dari yang sebelumnya Rp 7 miliar, sekarang harganya sudah menyentuh Rp 8 miliar, dan dia berencana menaikkannya lagi.
Kalau melihat sejarah promosinya, harga rumah ini memang naik terus. Awalnya dipatok Rp 6,5 miliar, lalu bulan berikutnya naik jadi Rp 7 miliar. Pada Sabtu 8 Agustus 2026, Aldi sempat mempromosikan rumahnya seharga Rp 7 miliar dengan deskripsi "adem ayem, terntrem". Bahkan, dia sempat menawarkan bonus mobil Mercy C200 matic gratis bagi siapa saja yang mau beli di harga Rp 7 miliar tanpa menawar.
Rumah seluas 200 meter persegi ini punya fasilitas yang lumayan lengkap. Bangunannya terdiri dari dua lantai dengan empat kamar utama dan satu kamar tambahan. Di lantai bawah, ada ruang tamu, ruang TV, dapur bersih, dan meja makan yang konsepnya tanpa sekat. Area belakangnya juga sudah dilengkapi kolam renang dan area bilas, sementara di bagian bawah terdapat kamar mandi dan dua kamar tidur. Untuk urusan parkir, tersedia garasi dan carport yang bisa menampung sampai empat mobil, plus area parkir di bahu jalan dan ruang tunggu dengan sofa besar di halaman.
Tidak hanya bangunan, Aldi juga meninggalkan beberapa perabotan di area ruang tamu dan dapur. Beberapa barang yang ditinggal termasuk kulkas pemberian Atta Halilintar dan kasur dari Jessica Iskandar.
Alasan di balik penjualan rumah yang sudah ditinggali sejak 2023 ini ternyata cukup menyentuh. Aldi ingin pindah ke daerah Kramat Sentiong supaya bisa lebih mudah mengurus ayah dan ibunya. Saat ini, Aldi hanya memboyong ibunya untuk tinggal bersama.
Jujur, strategi naik harga tiap minggu ini benar-benar definisi "tes ombak" level maksimal. Kira-kira ada yang cukup nekat buat beli sebelum harganya jadi harga gedung pencakar langit nggak ya?
