MAD IndonesiaMusik, selebriti, dan budaya pop
Hiburan

Adu Mekanik Andien vs Jinan Laetitia di AMI Award 2026

Kategori Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik di AMI Award 2026 kali ini jadi arena yang seru banget. Andien hadir sebagai senior di antara lima nominasi, dan dia ikut menulis lagu "Jatuh Pelan". Langkah ini jadi tanda Andien balik lagi ke genre jazz, soul, dan R&B yang sudah dia geluti sejak mulai karier tahun 2000.

Kalau kita intip rekam jejaknya, Andien memang sudah khatam soal penghargaan ini. Dia pernah sabet AMI Award 2000 buat kategori pendatang baru lewat lagu debutnya. Enggak berhenti di situ, tahun 2002 dia menang lagi di kategori Solo Pria/Wanita Terbaik R&B lewat lagu yang sama, plus kategori Album Jazz Terbaik. Musikalitasnya yang makin matang bikin dia punya peluang besar buat menang lagi.

Tapi, jangan remehkan Jinan Laetitia. Lewat lagu yang ditulis bareng Matter Mos, Jinan tampil berani bereksperimen di ranah R&B. Suaranya yang unik dengan lekukan-lekukan khas bikin dia punya karakter tersendiri, meski mungkin pasarnya lebih minoritas. Jinan sendiri bukan orang baru di panggung penghargaan karena pernah menang AMI Award 2022 kategori Artis Solo Pria/Wanita R&B Kontemporer Terbaik lewat lagu yang juga dia tulis sendiri.

Menariknya, duel antara Andien dan Jinan ini bukan cuma soal musik, tapi juga soal latar belakang pendidikan mereka yang oke. Andien adalah alumni Komunikasi FISIP UI, sementara Jinan menempuh pendidikan di Seni Rupa ITB.

Selain mereka berdua, ada juga Iin Nur Indah Sahib alias Inis yang masuk nominasi lewat "Dancing Thru The Fire". Penyanyi kelahiran 1994 ini membawa nuansa R&B Kontemporer yang energik. Inis sendiri sebelumnya pernah ikut ajang pencarian bakat X Factor.

Jujur saja, melihat kontras antara pengalaman Andien dan keunikan Jinan, kategori ini jadi salah satu yang paling dinanti. Apakah jam terbang tinggi bakal menang, atau justru kesegaran eksperimental yang bakal juara?

Dengan informasi dari sumber publik, Wikipedia, YouTube, Instagram, dan TikTok.